Ibu?? Siapa yang tidak tau akan arti kata
“ibu”. My mother is my inspiring women.R.A Kartini juga merupakan ibu
bagi anaknya,ibu bagi kita semua,dan ibu yang dulunya memperjuangkan
emansipasi wanita.Walaupun belum pernah sekalipun aku bertatap muka
dengan R.A Kartini,tapi perjuangannya masih sangat terasa sekarang.Dan
pada masa sekarang,siapakah Kartiniku??Ya…jawabannya dia adalah wanita
biasa, bukan seorang artis terkenal,bukan sesosok penulis ternama,bukan
penyanyi dengan suara merdu,tapi dialah ibuku, sosok yang “Luar
Biasa”,sosok yang kemuliaanya tidak terbatas,sosok yang sayang dan
cintanya yang luar biasa,sosok yang tidak pernah mengeluh akan
pengorbanannya,dan sosok yang dalam kenyataannya sama seperti buku
karangan R.A Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”,itu juga yang ibu
berikan padaku,gelap di dalam kandungan,dilahirkannya aku ke dunia yang
terang ini dengan penuh perjuangan mempertaruhkan hidupnya.Dari aku
pertama kali membuka mata sampai sekarang rasanya tak pernah mendengar
ibu mengeluh dalam merawatku,mungkin kalaupun mengeluh itu hanya di
dalam hatinya,tak pernah sekalipun ditunjukkan rasa lelahnya mengurusku
sampai aku besar sekarang,tidur tak leluasa beliau jalani,makan tak enak
beliau rela asal anak-anaknya bisa makan dengan kenyang.Saat aku masih
kecil,dengan sabarnya beliau mengajariku mengeja huruf A-Z sampai aku
bisa menulis,dan aku masih ingat waktu TK dulu,tulisan pertama yang
kutulis adalah “ibu”.Subhanallah…Beliau adalah wanita teladan
bagiku,dalam melayani ayah beliau sangat sabar.Kelak jika aku sudah
berkeluarga aku ingin menjadi seperti ibuku,sosok wanita yang taat pada
suami,sayang kepada anak-anaknya.
Aku sangat takut kehilangan ibu,entah
harus dengan bahasa apa aku mengungkapkan sayang ini untuk ibu.Apalagi
kalau dulu ingat suatu kejadian yang ibu alami,ibu sakit keras,saat itu
aku masih kelas 6 SD,dengan wajah yang sudah pucat sekali beliau di
depan mataku,dan aku hanya bisa menangis melihatnya.Aku sungguh takut
kehilangan ibu.Tp alhamdulillah ibu akhirnya bisa sehat kembali sampai
sekarang.ibu sehat bukan karena apa-apa,tapi karena semangatnya muncul
kembali setelah melihat anak-anaknya menangis terisak-isak di
depannya,sungguh semangat yang luar biasa hebat.Tak ada yang membuatnya
semangat kecuali rasa sayangnya kepada anak-anaknya.Beliau berperan melawan sakitnya hanya karena anak-anaknya.Subhanallah…sungguh Maha Suci
Engkau menciptakan wanita semulia ibu…
i love u ibu,mungkin tak cukup hanya
dengan tulisan ini aku mengungkapkan rasa sayang ku untuk ibu.Aku hanya
bisa menyelipkan doa di setiap sujudku untuk ibu dan keluarga.Dan aku
ingin membuat ibu bangga kepada putrimu ini…
Tunggu aku ya ibu,akhir bulan ini aku akan pulang.Salam rindu dari anandamu ini.
Tunggu aku ya ibu,akhir bulan ini aku akan pulang.Salam rindu dari anandamu ini.
Untuk para pembaca,semoga sedikit goresan
di atas bisa membuat kita sadar akan betapa sayangnya kita kepada ibu
kita,dan semoga kita bisa membahagiakan ibu kita selagi kita masih punya
kesempatan..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar